Bahasa Indonesia

Urgent Action Fund

Urgent Action Fund memberi sejumlah kecil dana pada saat-saat pentingdan strategis untuk mendukung hak asasi manusia kaum perempuan dangadis di seluiruh dunia.

PEMBERIAN DANA YANG CEPAT TANGGAP

Urgent Action Fund memberi dana dalam jumlah kecil secara cepat untuk mendukungcampur tangan strategis yang mengambil peluang untuk memajukan hak asasi manusiakaum perempuan. Peluang sedemikian timbul jika suatu peristiwa tak terduga – positif ataunegatif – menciptakan situasi dimana campur tangan cepat dapat menimbulkan dampakberarti.

Urgent Action Fund memberikan dana dalam tiga kategori berikut ini:
  • Situasi konflik bersenjata, dan keadaan kekerasan atau keresahan politik yang semakin meningkat.
  • Mengarah kepda kebutuhan tindakan hukum atau legislatif.
  • Perlindungan untuk pembela hak asasi manusia kaum perempuan.

Tanpa memandang kategori, usulan pemberian dana harus menunjukkan semua kriteria berikut ini:

Strategis – tindakan tersebut berkaitan dengan rencana yang sudah ditentukan terlebihdahulu untuk menciptakan perubahan struktural yang akan memajukan hak asasi manusiakaum perempuan.

Tidak terduga dan mendesak – situasi atau peluang tersebut tidak terduga dan tindakanharus dilakukan cepat supaya efektif.

Berkelanjutan – kelompok tersebut mampu untuk melakukan tindakan yang diusulkansecara efektif dan dapat memastikan terciptanya/ dikumpulkannya/diperolehnya danauntuk kerja di masa depan yang berkaitan dengan strategi.

Memperoleh dukungan – kelompok tersebut memperoleh dukungan pihak-pihak lain yangterlibat dalam kerja untuk hak asasi manusia kaum perempuan atau bidang-bidang yangberkaitan, baik secara lokal atau global.

Urgent Action Fund pertama-tama melihat situasi yang timbul terlebih dahulu dankemudian baru pada rencana tindakan yang direncanakan sebagai tanggapan atas situasitersebut. Kegiatan-kegiatan yang didukung oleh Urgent Action Fund sangat beraneka,meskipun tujuan keseluruhan tetap pada memajukan hak asasi manusia kaum perempuan.

Urgent Action Fund memberi sejumlah kecil dana ke seluruh dunia untuk memungkinkancampur tangan jangka pendek dalam rangka strategi jangka panjang. Kami menanggapipermohonan yang sangat mendesak dalam waktu 72 jam.

Urgent Action Fund tidak dapat memberikan dana untuk usaha-usaha kemanusiaan,kegiatan-kegiatan program umum, atau keikut sertaan perorangan dalam konperensikonperensi.

BAGAIMANA MENGAJUKAN PERMOHONAN PEMBERIAN DANA
  • Urgent Action Fund memberikan dana tambahan kepada kelompok-kelompok yang telahmempunyai strategi yang sehat yang sedang berjalan atau kepada koalisi dari kelompokkelompok yang menanggapi bersama suatu krisis atau suatu peluang baru.
  • Permohonan dana dapat diajukan langsung kepada Urgent Action Fund atau dirujuk melaluiperorangan atau organisasi yang kami ketahui. Kami dapat menanggapi lebih cepat padapermohonan yang mendapat dukungan dari salah satu penasehat kami, donor dana yanglain, atau anggota yang diketahui dari komunitas hak asasi manusia kaum perempuan.Permohonan yang diajukan dalam bahasa-bahasa selain Bahasa Inggris, Perancis atauSpanyol memerlukan tambahan waktu untuk penterjemahan.
  • Informasi mengenai keadaan yang menyangkut suatu usulan akan dijaga kerahasiaannyaatas permohonan pemohon. Usulan dapat diajukan pada Urgent Action Fund melalui e-mail,faksimil atau layanan pos.

Usulan harus mencakup informasi berikut ini:

INFORMASI MENGENAI ORGANISASI/PERORANGAN

  1. Nama dan alamat orang yang mengajukan permohonan (telepon/faksimil/e-mail).
  2. Nama dan alamat kelompok yang bertanggung jawab atas dana tersebut (telepon/faksimil/e-mail).
  3. Harap uraikan misi atau fokus utama kerja organisasi.
  4. Harap terangkan jumlah perempuan yang bekerja untuk kelompok tersebut dan posisimereka masing-masing (jika memungkinkan)
  5. Harap berikan nama dan tanggung jawab kelompok-kelompok lain yang terlibat dalamusulan campur tangan saudara (jika memungkinkan).
  6. Harap berikan nama dan informasi kontak organisasi-organisasi, donor dana ataurekan-rekan yang dapat memberi dukungan atas kerja saudara.
  7. Bagaimana saudara mengetahui mengenai Urgent Action Fund?
SITUASI
  1. Harap uraikan kejadian yang menjadi penyebab usulan tindakan saudara. Bilakahkejadian ini terjadi?
  2. Apakah situasi tersebut telah diduga sebelumnya?
  3. Apa yang membuat situasi tersebut suatu peluang untuk memajukan hak asasimanusia kaum perempuan?
TINDAKAN MENDESAK
  1. Harap uraikan tanggapan yang diusulkan atas situasi tersebut.
  2. Mengapa tindakan yang diusulkan itu sangat mendesak (Mengapa dana tersebutdiperlukan pada saat itu)?
  3. Bagaimana dana ini dapat mendukung strategi yang lebih luas untuk memajukan hakasasi manusia kaum perempuan di daerah itu atau di seluruh dunia?
  4. Bagaimana saudara dapat menunjukkan bahwa kelompok yang terlibat mempunyaikemampuan untuk melaksanakan tindakan yang diusulkan dan berdasarkan padapeluang ini membangun kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan di kemudian hari?
  5. Berapakah jumlah permohonan tersebut?
  6. Bagaimanakah uang tersebut digunakan? Harap berikan anggaran jika mungkin.
  7. Sumber-sumber lain apakah yang tersedia untuk mendukung usaha ini?
  8. Apakah informasi mengenai permohonan ini harus dijaga kerahasiaannya?
CONTOH-CONTOH PEMBERIAN DANA

Situasi konflik bersenjata, dan keadaan kekerasan atau keresahan politik yang semakin meningkat

Solidaritas Perempuan di Haiti (SOFA)

Pada tahun 1998, ketegangan meningkat di Port-au-Prince menjelang pemilihan umum, PolisiBerseragam Haiti yang bersenjata menyerang Klinik Fanm, suatu klinik perempuan yang didirikanpada tahun 1996 oleh SOFA dan LSM berbasis Amerika Serikat MADRE untuk melayani kaumperempuan korban perkosaan dan bentuk-bentuk lain penindasan politik selama kudeta. Polisimengatakan bahwa mereka mencari senjata yang diselundupkan bersama-sama pasokan obatobatan. Tidak ada senjata diketemukan namun klinik dihancurkan dan staf serta para perempuandi lingkungan tersebut diteror di ujung senjata. Urgent Action Fund dengan segera memberidana untuk membantu SOFA yang berhasil menggalang kaum perempuan di seluruh negeri untukmenuntut keadilan dan pembukaan kembali klinik. Kampanye untuk membuka kembali klinik danmenuntut pertanggung jawaban Polisi telah membawa pengakuan dan kekuatan kepada gerakan hakasasi manusia kaum perempuan di Haiti.

Lembaga untuk Kepemimpinan Perempuan (IWL) – Filipina

Mengkhawatirkan permusuhan yang semakin meningkat antara Angkatan Bersenjata Pemerintah danFront Pembebasan Islam Moro (MILF) di pulau Mindanao, 30 orang perempuan membentuk DewanPemimpin Perempuan Mindanao (MCWL) dan mulai suatu ofensif perdamaian dengan slogan “lihatlahperdamaian melalui mata kaum perempuan”. MCWL bertemu dengan para pemimpin kedua belahpihak dan mendesak mereka untuk menghentikan tindakan-tindakan militer provokatif.

Suatu dukungan dana kepada IWL atas nama MCWL membantu mempertahankan momentumyang telah mereka ciptakan hanya dalam dua minggu, melanjutkan advokasi keikutsertaankaum perempuan dan pencakupan perspektif kaum perempuan dalam semua aspek pencarianperdamaian. Sebagai pengakuan peran utama kaum perempuan di dalam advokasi perdamaian,presiden baru Filipina menunjuk perwakilan MCWL di dalam panel pemerintah yang merundingkanperdamaian dengan MILF.

WILPF/Forum Perempuan – Sierra Leonne

Dalam tahun 1999, pasukan penjaga perdamaian PBB memasuki Sierra Leonne untuk mendukungdan memantau perjanjian perdamaian yang rapuh. Suatu penyelidikan yang dilakukan oleh LigaPerempuan Internasional untuk Perdamaian dan Kebebasan (WILPF) dan para aktivis Sierra Leonneyang lain mengungkapkan bahwa tidak ada untungnya tindakan untuk melatih para serdadutersebut mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan gender dan anak-anak di dalamsituasi konflik bersenjata. Mengambil prakarsa, WILPF merundingkan pelatihan semacam itu untuk pertama kalinya dengan Departemen Operasi Penjaga Perdamaian (DPKO), di mana sejumlah LSMdapat membantu pelatihan gender untuk pasukan penjaga perdamaian PBB dan DPKO setuju untukmenambahkan pedoman-pedoman gender yang dibuat oleh WILPF di dalam “Buku PeganganPasukan Helm Biru”.

Membangun preseden untuk putusan hukum atau perundang-undangan

Pusat untuk Perempuan Korban Perang – Kroasia

Setelah suatu penyajian oleh lima kelompok hak asasi manusia kaum perempuan mengenaikekerasan dalam negeri yang semakin meningkat di Kroasia semenjak perang yang ditayangkandi televisi, seorang wartawan terkenal menyerang para aktivis tersebut di dalam surat kabarpemerintah dan menyebut mereka sebagai “pengkhianat, nenek sihir” dan “simpatisan Serbia”. Pusatuntuk Perempuan Korban Perang menggunakan dana dari Urgent Action Fund untuk melakukanpenuntutan hukum terhadap surat kabar dan wartawan tersebut, dan melancarkan kampanyekesadaran masyarakat terhadap diskriminasi seks di dalam media – tindakan penuntutan hukumsemacam itu yang pertama kali di daerah Balkan. Sebagai akibatnya masalah kekerasan terhadapperempuan menerima perhatian yang lebih besar dari media daripada sebelumnya. Para aktivismembawa persoalan tersebut kepada Persatuan Wartawan Kroasia yang Dewan Kehormatannyamenyalahkan tindakan wartawan tersebut dan surat kabar itu karena memuat artikel tersebut.

Federasi Pengacara Perempuan Internasional (FIDA) – Anambra, Nigeria

Dalam tahun 2000, pejabat Pemerintah secara tidak terduga menghancurkan lapak-lapak parapedagang perempuan dan mulai membangun suatu bangunan di bekas pasar tersebut. Tindakanpemerintah tersebut mengancam melenyapkan selamanya sumber kehidupan satu-satunya paraperempuan tersebut, yang banyak di antara mereka janda dengan anak-anak. Ketika merekamemprotes, para pedagang tersebut bersama-sama para pendukung perempuan yang laindipenjarakan. Di dalam kampanye untuk mengadvokasi UU guna mencegah hal tersebut, FIDAmenggunakan dana dari Urgent Action Fund untuk mengorganisir pawai protes dan mogok duduktujuh hari di kantor pemerintah, melakukan tuntutan hukum dan melancarkan kampanye kesadaranmasyarakat. Sekarang ini, para perempuan tersebut mendapatkan kembali lapak-lapak merekadan memperoleh hak hukum atas tempat mereka berniaga. Prakarsa ini menunjukkan kepada paraperempuan yang terlibat hasil-hasil positif yang dapat dicapai dengan mengorganisir protes-protesdamai terhadap pelanggaran hak-hak mereka.

Perserikatan Karibia untuk Penelitian dan Tindakan Feminis (CAFRA) – Trinidad dan Tobago

Dalam tahun 1998, Urgent Action Fund mendukung para pengacara CAFRA ketika mereka berhasilmembatalkan tuduhan pembunuhan dan vonis hukuman mati terhadap seorang perempuanTrinidad yang dituduhkan oleh Komisi Hak Asasi Manusia Antar Amerika dengan menggunakanbukti sindroma / gejala-gejala penyiksaan / penganiayaan terhadap perempuan. Terdakwa,seorang ibu dengan enam orang anak telah disiksa oleh suaminya selama sebelas tahun. Sebagaihasil putusan Komisi Antar Amerika, Pengadilan Banding Trinidad dan Tobago sepakat untukmempertimbangkan kembali perkaranya. Ketika Pengadilan meminta kesaksian dari otoritasterkenal di Inggris Raya, CAFRA memohon dana mendesak untuk menerbangkan pakar tersebutuntuk didengar keterangannya. Pengadilan Banding membatalkan vonis hukuman mati perempuantersebut. Ini adalah banding pertama kali yang berhasil di Trinidad dan Tobago atas dasar sindroma/ penganiayaan terhadap perempuan.

Perlindungan untuk pembela hak asasi manusia kaum perempuan

Perorangan atau kelompok kadang-kadang menjadi sasaran intimidasi dan kekerasan karenakegiatan mereka atas nama hak asasi manusia kaum perempuan. The Urgent Action Fundmemberikan dana untuk kategori ini yang dapat meliputi dukungan untuk penambahanpengamanan atau transportasi dan dokumen perjalanan untuk aktivis perorangan dan anak-anakmereka. Permohonan untuk dana perlindungan ini harus datang melalui organisasi yang kamiketahui. Karena sifat sensitif dari pemberian dana ini maka rinciannya dirahasiakan.

Urgent Action Fund 
660 13th Street, Suite 200
Oakland, CA 94612 USA

Phone: 415.523.0360
Fax: 415.520.0626

Email: urgentact@urgentactionfund.org